UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya
Sebagai bangsa yang berkepribadian maka sangatlah pantas untuk melaksanakan dan menjalankan peraturan terutama yang bersangkutan dengan kepentingan umum misalnya tentang aturan lalu lintas dan angkutan jalan raya. Sudah sepantasnya aturan berlalulintas di jalan umum di tata kembali karena banyak kejadian masyarakat kita sebagian sudah melupakan tentang sopan santun berlalu lintas dan tidak lagi memperhatikan pemakai jalan lain. Sebagai contoh : Sudah jelas pengendara memberikan isyarat belok kekanan (lampu sein kanan menyala dari 400 m sebelum membelok kanan dan memposisikan di lajur kanan masih saja pas mau belok dilanggar dari belakang dan mengambil jalan di kanan kendaraan yang mau belok. Sehingga orang tersebut tidak mau memberikan kesempatan orang yang mau berbelok. Ironis lagi kendaraan sudah mengambil separuh jalan mau menyebrang jalan untuk belok masih saja pengendara lain tidak mau memberikan kesempatan untuk menyebrang karena orang tersebut menyalip kendaraan di depannya di posisi kanan dan tidak mau menghentikan kenadraan memberikan kesempatan penyebrang, lebih fatal lagi di perempatan berlampu pengatur jalan rata- rata tidak mau mengambil posisi tertib dan antri di jalur yang telah ditentukan sehingga menutup lajur kiri untuk pengendara yang bisa langsung belok kiri, bahkan ada yang akan membelok ke kanan tetapi ambil lajur paling kiri sehingga memotong jalan pengendara di sebelah kanan yang mau jalan lurus. Baca selebihnya »
Polling SMS di Televisi ….. wah.
Berita kebohongan ……………
Karena debat capres-cawapres sudah usai, mungkin perlu sedikit diungkap secara singkat bagaimana kegiatan polling di TV One dan Metro TV.
Saya sedih dan geli, ketika para pakar dan juru bicara Tim Kampanye Nasional dengan “serius” membahas hasil polling tsb, termasuk our newly crowned as Professor yg pada debat cawapres ke-1 jadi komentator di Metro TV. Padahal, bersama Ami Geis, Dian, dan Tatat di OhLaLa (belakangan datang Medrial, Ami Hamid, dan IJP) saya kirim ribuan sms dari laptop saya untuk menyodok suara dukungan sms untuk Prabowo hingga 32%. Saya geli saat pengamat kita membahas hasil polling tsb dg segala argumennya. Baca selebihnya »
GELORA BUNG KARNO digadaikan !!!
DetikNews
Jakarta – Kebijakan pemerintah yang menetapkan Gelora Bung Karno Jakarta sebagai tambahan asset yang dijaminkan dalam penerbitan surat berharga berbasis syariah, sukuk ritel dikecam sejumlah kalangan. Sebab stadion olah raga dan pusat bisnis itu dianggap sebagai kebanggaan bangsa. Baca selebihnya »
Jangan Bohongi Rakyat
DetikNews
Jakarta – Pemerintah diharap tidak membodohi dan meninabobokan rakyat dengan memberi informasi sepotong-potong menyangkut permasalahan utang. Demikian ditegaskan pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy kepada sebuah media terbitan ibukota, belum lama ini. Baca selebihnya »
PLIN Plan
Boediono Salahkan Pemerintahan SBY
Minggu, 21 Juni 2009, 10:43:53 WIB
Laporan: Yayan Sopyani al-Hadi
Jakarta, RMOL. Boediono dianggap telah menyalahkan dan mengkritik pemerintahan SBY yang tidak efisien dan transfaran dalam mengelola aset negara. Baca selebihnya »





