Indonesianto 07

Yoyok Putra Muria

Telanjang, bugil, ngentot gadis smu, …………… porno kah ???

telanjang bugil ayam kampus smu tante abg dst…..   itulah keyword porno yang sering terpakai dalam mencari gambar bokep dsb.

Apa benar porno yang ditayangkan di dunia maya ini bisa dihilangkan ??? Apakah bisa menjamin tidak ada aksi porno disekitar kita ??? dan pertanyaan lainnya yang masih banyak kita dengarkan.

Ada suatu kebanggaan bila situs porno diblokir dan merasa hanya itulah cara yang jitu bisa diterapkan. Berapapun biayanya yang mesti dikeluarkan karena begitu yakinnya bisa mengatasi aksi-aksi pornografi di masyarakat kita. Mungkin salah satunya jawaban adalah dengan menutup situs porno akan menghilangkan aksi-aksi pornografi atau setidaknya mengurangi perbuatan seperti itu. Sehingga seberapapun biaya yang dikeluarkannya nggak jadi soal (inikah dasar pemikiran permasalahan ini ????).

Sebenarnya yang dibangun terlebih dulu adalah manusianya diajari untuk bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak. Masalah ekternalnya di belakangkan terlebih dulu sehingga pokok permasalahannya diselesaikan dulu. Kebutuhan sehari-hari tersedia dengan mudah, murah dan terjangkau, dipersiapkan tenaga kerja yang handal lewat pendidikan berkualitas yang terjangkau (murah bahkan gratis syukur sampai perguruan tinggi) karena persoalan itu datangnya dari situ. Apakah ada yang memikirkan hal-hal seperti ini dimasa sekarang ?? Bahkan kejadian demi kejadian yang sering terlihat dan terdengar di media massa (yang notabene ingin cari pangsa pasar di mata masyarakat) mengajari untuk berbuat yang tidak baik. Belajar sekarang hanya jadi simbol belaka karena mereka hanya bertujuan untuk mencari status saja, hal ini adalah contoh dari oknum-oknum terkait.

Coba kita renungkan dan mencari follow up : dulu prostitusi di gusur sekarang menjamur di tengah-tengah masyakarat karena mereka yang berprofesi seperti itu sekarang membaur didalam masyarakat secara bebas tanpa pengawasan dan kendali. Bahkan kita kadang dibuat pusing tujuh keliling mereka menjajakan diri secara terbuka di tengah-tengah kita. Sebenarnya situs porno itu juga sebagai salah satu kompensasi karena sulitnya bekerja untuk mendapatkan uang (bagi mereka yang berprestasi pas-pasan dan prestasi kurang atau malas atau memang sengaja dicipta karena akan sangat menguntungkan), situs seperti itu dan obyeknya adalah sebagai sarana mencetak uang yang sangat mudah dan hasilnya wuuuuaaaaaaaaaaaaaahhhhh mengejutkan bahkan dengan gaji seorang pegawai terkadang berlipatganda. Kerjanya ringan dan gampang nikmat dan mantaappppppppp. Coba kita analisis : Data Mei 2007, kasus pembelian domain porn.com seharga lebih dari US$ 9,5 juta (sekitar Rp 83,83 miliar) atau sex.com yang terjual US$ 12 juta (sekitar Rp 105 miliar), betapa ironisnya bisnis yang segede itu tidak menggiurkan setiap manusia.

Hal lain yang perlu juga kita renungkan :

Pernahkah kita berfikir bahwa yang kita makan dari bahan makanan instan yang rata-rata berpengawet dan bahannya kita import itu biayanya bisa memberi makan dan memajukan bangsa ini. Coba import pangan kita berapa besarnya dalam setahun ? Waahhhh besar sekali mungkin 100 trilyun setiap tahunnya. Sedangkan kita bisa swasembada pangan yang lebih bagus ketimbang makanan import. Bila dana itu tidak untuk import dan dipakai mengembangkan potensi SDM dan SDA, kira2 kita bisa mandiri tidak ???? Trus harga diri bangsa ini bagaimana ??? Sebenarnya yang diuntungkan import itu siapa dan kalo dana itu terpakai untuk memajukan bangsa ini siapa juga yang untung.

JADI : biarkan situs porno di blokir, bagi penggemar porno akan berkata masih ada 1001 jalan untuk bisa menikmati aksi porno. Biarlah bangsa ini tetap terpuruk dan hilang kemandirian dan harga dirinya, supaya importir dan ekportir tetap dengan mudah mendapatkan keuntungan besar dan akan cepat membangun istana dunianya. Sedangkan bagi penyedia jasa porno jangan berfrustasi masih banyak mencetak uang dengan cara yang lain, asal mau berkarir dan berprestasi dalam kehidupan ini asal bisa memilah dan memilih, potensi SDA kita masih banyak untuk mencari kekayaan. Cari dan pilihlah mitra/pemimpin bangsa ini yang bisa mewujudkan perubahan dalam kehidupan bernegara dan berbangsa, memulihkan kepercayaan dan harga diri kita sebagai bangsa. Jangan sampai kehilangan ketidakpercayaan yang sekarang ini terjadi dan belajar berpolitik yang benar, pahami arti demokrasi sehingga anarkis tidak akan terjadi serta belajar bisa menerima kelebihan dan kekurangan orang lain. Kalau orang lain (bukan pilihan kita) itu harus memimpin kita harus mengaku mungkin dialah yang lebih baik (dengan catatan prosesnya juga baik). Apakah kita tidak butuh dia karena jabatannya untuk kepentingan diri sendiri atau kelompok. Bila jadi pemimpin juga harus bisa merangkul semua orang bila masih tetap ingin duduk manis dikursi itu. Realisasikan kepentingan orang banyak jangan untuk diri sendiri atau kelompok.

Salam : INDONESIA RAYA.

 

 

16 April 2008 - Posted by | NEWS, OPINI |

22 Komentar »

  1. iya ampun…

    Komentar oleh parman87 | 4 April 2013

  2. ya ampun

    Komentar oleh MarsyaVintagee SedhemiteKaohsiung T'vinciee | 2 Juli 2011

  3. Sebaiknya cepat-cepat sajalah dalam memblokir situs porno,sebelum anak cucu kita melihat situs tersebut,karena hanya merekalah sebagai kader-kader bangsa ini,bagaimana jadinya kalau kalau mereka sudah terserang oleh penyakit yang paling berbahaya ini.

    Komentar oleh phuck_deLay | 28 Februari 2009

  4. BIASA AJA AH ……..

    Komentar oleh sasunka | 29 Oktober 2008

  5. pemblokiran situs porno sy sangat setuju, tapi penanaman moral masyarakatnya lebih dulu yang diutamakan terutama pejabatnya contoh wakil2 rakyat yang bejat dan tidak bermoral pejbatnya saja yang jadicontoh begitu kelakuannya gimana rakyatnya nanti di bawa kemana semoga gerinda bisa merubah semuanya dengan bantuan ALLAH SWT Amiiin… y mau bergabung dengan Gerinda bagaimana caranya?

    Komentar oleh wira | 20 Oktober 2008

  6. BUGIL UNTUK UMUM SANGAT MEMPRIHATINKAN. BAGAI AYAM KAMBING DAN LAINNYA YANG GAK PUNYA MALU LAGI. jANGAN IKUTAN BUDAYA YANG GAK PUNYA MALU LAGI. TRIMS

    Komentar oleh JIANTO | 11 Juli 2008

  7. [...] Telanjang, bugil, ngentot gadis smu, …………… porno kah … [...]

    Ping balik oleh abg-bispak.com » Anak SMU Bandung bugil..3gp | 10 Juni 2008

  8. salam lestari indonesia raya!!!

    saya yakin massarakyat indonesia sepakat dengan pemblokiran situs porno, namun sebaiknya kita juga harus mampu terlebih dahulu memaknai dan memahami serta membedakan tentang “PORNO”.

    kembangkan potensi SDM dan SDA INDONESIA oleh kita dan untuk kita.

    Komentar oleh yuda mahesa | 28 April 2008

  9. Bismillahirrahmaanirrahiim…
    “Tahukah anda pendusta agama? Merekalah yang menghardik anak yatim, dan tidak peduli dengan orang miskin (tidak memiliki sense of crysis”. Agama saja didustakan, apalagi bangsa dan Negara…! Pendusta agama itu bukan orang yang tidak pernah “nongkrogng” di mesjid seraya sujud berlama-lama sampai jidatnya item… Juga bukan orang yang ga pernah ngaji. Pendusta agama bisa jadi seorang ustadz, kiai, santri dan sejenisnya…, tapi tidak peduli dengan nasib bangsa terutama berpikir untuk membela rakyat yang lapar. “LAPAR BENERAN”. GERINDRA telah menunjukkan dirinya sebagai PARTAI GERAKAN yang memiliki sense of crysis… PASTIKAN LOLOS VERIFIKASI FAKTUAL KPU, dan saya sebagai santri akan ikut berjuang…! Bravo GERINDRA…!

    Komentar oleh Fathur Rahman Salim | 27 April 2008

  10. semua itu kembali ke individu dan cara sudut pandang.jgn menjadi orang yang paling benar,paling pinter dan menggurui orang lain.klo kita ngga mau di cubit ya jangan nyubit.

    Komentar oleh gunawan | 21 April 2008

  11. Tetap kembali pada individu masing2

    Komentar oleh alid abdul | 18 April 2008

  12. Dengan kemajuan teknologi dan informasi sekarang ini akses terhadap media-media porno memang jauh lebih mudah, upaya pemblokiran situs-situs porno tidak akan menyelesaikan masalah tapi paling tidak upaya ini bisa mengurangi masalah yang akan timbul kemudian.

    Untuk masa depan yang lebih baik dan jauh dari “yang porno-porno”, bangsa ini perlu pemimpin-pemimpin baru yang bersih dari maksiat. Kalau pemimpinnya masih suka “jajan” dan tertangkap di hotel dengan pasangan yang tidak sah, bagaimana mungkin bisa memimpin rakyat menuju perbaikan moral yang lebih baik.

    Komentar oleh andycenter | 18 April 2008

  13. ya,nama naya juga indonesia….
    Negara yang warganya pada ikut trend Anerika serikat yang….rusak moralnya

    Komentar oleh parman87 | 17 April 2008

  14. Karena judul artikelnya adalah pertanyaan bolehlah dianggap tidak jorok hehehe….Tapi, ayo yang jujur, kok nekad sih judulnya begitu ?

    Salam Merdeka.

    Karena kita baru pada permasalahan bugil ria yang biasa dicari dengan keyword seperti itu kan. Ya aku bikin aja judul itu aku bener2 jujur loh bang. Makasih ya.

    Komentar oleh Robert Manurung | 17 April 2008

  15. Tergantung manusianya juga, melihatnya dari segi mana? yang penting akal sehat, moral dan pikiran masih waras.

    Komentar oleh ryanta | 17 April 2008

  16. akal dan fikiran, kemampuan dan perbuatan…. okey!!!

    Komentar oleh op | 17 April 2008

  17. Turut prihatin aja, Kasihan generasi ini.

    Komentar oleh afen | 17 April 2008

  18. kta melihat situs tersbut hanya untk ingn tahu……
    selagi kta msh berfikir positif sts trsb tak berpengaruh bagi kta…….
    emang benar kata anda, bahwa yg harus di bangun adlh sikap mental dan moral bangsa ini……….
    bersambung………………..
    ke sejarah……………
    indonesia……………
    baru…………..
    met mlm…………..
    nikmati……..
    mlm……………
    ini………….
    dengn……………..
    kesenangan…………….

    Komentar oleh 11 november | 16 April 2008

  19. saru to pak………..

    Komentar oleh 11 november | 16 April 2008

  20. Pornografi sudah ada sejak manusia ada, tidak akan hilang sebelum umat manusia musnah. Hanya satu yang perlu tahu, yang sudah tahu ga perlu memberi tahu, karena mereka akan tahu sendirinya, nyatanya ga usah diajarin juga manusia pasti tahu mana porno mana ngak, mana baik mana buruk.

    Komentar oleh ubadbmarko | 16 April 2008

  21. salam,

    jangan lupakan persoalan material yang pada titik tertentu memberikan pengaruh pada kesadaran.

    kemudian, tentu saja harus ada batasan memadai soal porno itu sendiri, terlebih ajektifnya, seperti pornoaksi, pornografi, dll.

    salam

    Komentar oleh hardiansyahsuteja | 16 April 2008

  22. Sudah menjadi ‘penyakit’ dan ‘ciri’ serta ‘naluri’ manusia yang selalu ingin tahu. Semakin ‘sesuatu’ itu disembunyikan, selalu ada cara untuk mencarinya.
    Tak peduli itu hal baik atau tidak.
    Moralitas, agama, bisa saja menjadi filternya. :P
    Semua terpulang pada pribadi masing-masing.

    Komentar oleh djunaedird | 16 April 2008


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: