Renungan Setahun GERINDRA

7 Februari 2009 § Tinggalkan komentar

graphic23webGenap setahun sudah Partai GERINDRA sejak didirikannya tanggal 6 Pebruari 2008 lalu. Partai baru yang harus berjuang dengan kearifan dan kesabaran yang harus banyak dilakukan untuk mewujudkan cita-cita partai yaitu mensejahterakan rakyat Indonesia. Gerakan yang harus bisa merubah bangsa Indonesia lebih baik dengan haluan baru dan pemimpin baru.  Cita-cita luhur ini lah yang mendasari berdirinya partai ini. Seperti yang diucapkan Ketua Pembina Partai Gerindra Bapak Prabowo Subianto :

SAMBUTAN PRABOWO SUBIANTO PADA HUT GERINDRA

Tanggal 6 Februari 2009 di Balai Sarbini.

Saudara saudara yang saya cintai,

Kita maju kepanggung politik untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Raya yang diharapkan pendiri bangsa ini. Kita ingin merubah nasib bagsa kita sendiri. Tak ada bangsa lain yang ingin merubah bangsa kita.

Sistem yang ada di negara kita hanya menguntungkan segelintir manusia. Keadaan dunia telah membuktikan bahwa argumen kita tentang sistem ekonomi yang salah telah terbukti dengan terjadinya krisis global, negeri ini tidak tahan terhadap dampak multi dimensi.
Kapitalisme pasar bebas yang tidak terkendali, yang berdasarkan keserakahan tidak mungkin bisa mensejahterakan rakyat.

Sungguh sangat menyedihkan,
Bangsanya majapahit,
Bangsanya gajah mada,
Bangsanya diponegoro,
Bangsanya soekarno,
Bangsanya hatta,
Akan menjadi bangsa peminjam…!                                                                                sesanti

Sedangkan di daerah juga diadakan peringatan sederhana dengan memotong tumpeng, dihadiri pengurus dan kader-kader yang loyal dan telah membuktikan diri sebagai kader yang militan tidak akan berpaling dari GERINDRA. “…..tidak berfikir untuk kepentingan diri sendiri dengan tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang membuat perpecahan dalam kepengurusan dan untuk kepentingan calon legistalatif dalam satu partai sebagai akibat peraturan yang berlaku. Kita harus berfikir tumpengankedepan yang lebih kondosif dan saling berangkulan untuk membesarkan Gerindra. Jangan membuat kubu-kubu yang berakibat memecah belah dan saling bentrok antar caleg, selama ini ada pihak-pihak yang ingin berusaha untuk bersaing dengan cara tidak sehat…. ” salah satu hal yang dipaparkan oleh Ahmad Subagyo sebagai caleg DPR-RI nomor 1 dan ditanggapi baik oleh semua peserta dalam sarasehan dimalam ulang tahun Partai Gerindra diwilayah Yogyakarta Selatan. Sejalan dengan apa yang dikatakan tersebut maka marilah kita bangun Gerindra dihati rakyat dengan menunjukan serah-tumpengkepiawian dan cendekiawan sebagai insan yang berpendidikan dan perpandangan lebih luas sebagai calon-calon yang akan mewakili rakyat sehingga masyarakat bisa menerima kehadiran kita dan menjadi Partai yang diterima dan eksis selamanya dalam kehidupan rakyat Indonesia. Gerindra tidak hanya sekedar partai instan dan sebagai tempat pelarian, GERINDRA merupakan partai rakyat untuk kepentingan rakyat juga.

Kalau baru belajar politik jangan memakai cara otoriter dan menggunakan kekuatan fisik ataupun power lain yang dimiliki apalagi hanya memakai tameng kebesaran seseorang, itu adalah paradikma lama yang akan kita rubah, sehingga Partai Gerindra adalah Partai yang piawi dan memberikan keteladanan yang mampu membawa perubahan dengan menggunakan haluan baru bisa manjing-ajur-ajer dalam kehidupan masyarakat jangan malah menjadi gupala yang ditakuti bahkan malah dicemooh, peserta dan mas Bagyo juga sependapat dengan hal tersebut. Kalau kita berfikir logis sebenarnya tindakan memakai tameng orang lain untuk hal-hal yang tidak benar akan membawa dampak terhadap orang tersebut jadi ikut terkena getahnya (kan jadi kasihan prestasi yang diperoleh hancur karena tameng untuk bertindak yang tidak benar) seharusnya sebaliknya menjunjung tinggi dan melakukan tindakan-tindakan yang benar dan memberikan contoh kepada masyarakat itu sendiri. Black campaign juga merupakan salah  satu ciri-ciri orang yang tidak punya kemampuan dalam persaingan yang kompetitif sehingga menggunakan kelemahan pribadi dalam persaingan yang sebenarnya.sasantikuweb Menggunakan ancaman bahkan sampai menggunakan kekuatan fisik atau mengerahkan orang lain untuk berbuat anarkis juga merupakan ketidakmampuan dan kebodohan orang tersebut. Penguasaan pengetahuan tentang  berpolitik dan hakekatnya partai (materi tentang GERINDRA) yang kurang menjadikan berbuat otoriter dan tidak wajar, sehingga tindakannya tidak logis dan tidak menunjukan diri sebagai calon wakil rakyat. Tidak waktunya lagi kita hanya membuat gejolak secara internal apalagi tindakan memalukan memusuhi teman sendiri dengan menyuruh mencopot atribut, seharusnya sudah melangkah lebih maju yaitu ke arah ekternal, hal inilah yang seharusnya diberantas dari GERINDRA. Bersaing secara ekternal tidak mampu maka bisanya hanya membuat keributan intern dengan ulah-ulah yang sangat disayangkan ganti-mengganti (pecat memecat) dalam struktural hanya karena masalah ketidakjelasan dan tidak mendukung dirinya dan tindakan semacam ini karena didukung adanya tameng yang dianggap kuat. Tidak akan membuat lebih baik karena yang melihat dan mencermati tidak hanya sekelompok orang tapi seluruh masyarakat yang bersangkutan. Aroganisme terjadi dengan dalih membesarkan partai tetapi yang akan didapatkan justru sebaliknya menghancurkan partai. Tindakan dan ulah seperti ini justru mencerminkan diri sebagai orang yang tidak mampu tetapi merasa mampu, merasa tahu sebenarnya tidak tahu dan paham bahkan ironis bila strategi dan pola pikir pemahaman tentang misi dan visi partai tidak dikuasai secara matang dan benar. Apalagi menganggap sebagai partai keluarga atau yang lain sehingga semua dipaksakan mengikuti apa maunya, sehingga tindakan yang tidak logis/konyol  terjadi, inilah yang disebut otoriterisme. Kalau merasa dirinya tidak mampu bisa mengakui ketidakmampuan tersebut sebagai tindakan jentel seorang calon wakil rakyat dan mau belajar bersama atau kalau mau berjalan bersama untuk kepentingan bersama pula.

Marilah kita cermati dengan beberapa kondisi yang sekarang kita alami dan berkompetisilah yang baik atau kompetitif. Tidak jamannnya lagi menggunakan kekauatan/power seseorang untuk mengklaim dan ingin enaknya saja. Penggantian struktur disaat ini bukanlah suatu hal baik/dianggap benar karena akan berpengaruh graphic22webterhadap upaya kita dalam menarik simpati rakyat. Coba kita kembali pada akidah kehidupan yang sebenarnya. Tindakan dan segala ulah  kita adalah cerminan diri sehingga diperlukan kepiawian yang mampu menarik orang lain. GERINDRA membutuhkan orang seperti ini, sebagai kader yang mampu membawa partai ini menjadi partai rakyat bukan partai keluarga atau partai segelintir orang. Mari kita tunjukan bahwa kita berhasil mendapatkan tiket untuk mencalonkan Presiden dengan membesarkan Gerindra memperoleh dukungan yang sebanyak-banyaknya dan mendukung keinginan calon Presiden kita Prabowo Subianto dengan tindakan-tindakan yang realistis langsung terjun kemasyarakat jangan hanya mengandalkan klaim. Team work sangatlah penting dalam membesarkan partai yang selama ini berjalan semenjak awal berdirinya partai. Hanya beberapa gelintir orang yang tidak merasakan bagaimana susah-pahit-getirnya kita mendirikan partai dan sekarang sudah terlihat hasilnya baru datang dan berebutan untuk menduduki kekuasaan. Yang perlu kita tunjukan sekarang adalah kinerja kita untuk memperoleh anggota yang bisa kita rekrut bukan mengklaim dan berebut kue yang siap dimakan tanpa pernah tahu bagaimana membuatnya.  Secara pribadi saya ikhlas berjuang untuk partai dan kekuasaan tidak penting karena semua itu akan bisa didapatkan dan dinikmati bila kita ikhlas dan legowo dalam berjuang. Tidak akan berbuat hal-hal yang menjadi malapetaka dikemudian hari, menginjak orang lain untuk menari-nari karena hal ini akan berakibat malapetaka. Ada sebuah iklan yang bisa kita jadikan pemikiran “banyak janji banyak lupa, tidak janji pun lupa” coba jadikan renungan pribadi dan terapkan untuk merubah paradikma ini yang sudah terlanjur mengakar dalam masyarakat kita.

Semoga Gerindra besar dan mampu membawa aspirasi rakyat sehingga gerakan baru, haluan baru dan kepemimpinan baru berhasil mencapai masyarakat sejahtera dunia dan akherat. Amiiin.

Tagged: , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Renungan Setahun GERINDRA at Drs. SUDARTOYO.

meta

%d blogger menyukai ini: